Sunday, November 4, 2018

Selvedge atau Selvage Denim


"Apa itu selvedge atau selvage denim?" Banyak dari kita yang sering mendengar tentang istilah itu. Namun, tidak sedikit juga dari kita yang belum mengetahui apa maksud dari istilah tersebut. Maka dari itu saya akan berbagi sedikit informasi yang saya ketahui tentang Selvedge atau Selvage Denim dari beberapa referensi yang saya kumpulkan.

Perbedaan Selvedge dan Selvage
Sebenarnya tidak ada perbedaan arti, hanya perbedaan aksen saja. Kata Selvage adalah sebutan dari kata British accent, sedangkan Selvage adalah sebutan American accent.

Apa itu Selvedge atau Selvage?
   "Selvedge atau Selvage" sebenarnya istilah untuk finishing tepian tenun kain denim yang dianyam. Pengertian dari "Selvedge atau selvage denim" itu sendiri adalah "Sebuah tepian tenun yang dianyam" yang menghasilkan kesan rapih, juga lebih kuat dalam segi penggunaan (tidak mudah ambrol/lepas), juga memberi kesan celana yang premium dibandingkan Non Selvedge.

 Sejarah istilah Selvedge dan Non-Selvedge

Pada sekitar tahun 1500-an, denim atau kain denim dibuat menggunakan sebuah mesin kuno atau alat tradisional yang bernama "Shuttle loom". Kepopuleran mesin ini cukup lama yaitu hingga akhir thun 1900-an. Kelebihan mesin tenun ini adalah dapat menghailkan strip tenunan yang rapat, kuat, erat, dan tepian yang teranyam lebih rapih, kuat, dan tidak mudah ambrol.
shuttle loom
Selepas pertengahan tahun 1900-an, permintaan terhadap kain denim terus bertambah dan mengalami peningkatan. Oleh karna itu seiring berjalannya waktu banyak produsen-produsen yang mulai memodernisasi mesin-mesin mereka hingga lahirlah mesin-mesin tenun baru.
Mesin-mesin yang lebih modern untuk membuat denim ini dapat menghasilkan denim dengan lebih cepat, efisien, juga kain denim yang lebih lebar. Istilah mesin ini addalah "Projectile Loom."
projectile loom
Memang tidak ada buatan manusia yang sempurna, mesin ini juga memiliki kekurangan. Yaitu tidak dapat menghasilkan finishing tepian seperti yang dihasilkan Shuttle Looms, atau dengan kata lain mesin ini hanya dapat menghasilkan tepian kain yang tidak teranyam. Sehingga, disepanjang tepi sisi kain denim hanya terlihat seperti benang yang berumbai dan terlihat berantakan. Oleh karna itu biasanya saat dibuat pakaian, maka kain jenis non selvedge ini diobras terlebih dahulu sepaya pinggirannya menjadi lebih kuat, rapih, dan tidak ambrol.
Sejak saat itulah muncul istilah Selvedge Denim (tepian kain yang ditenun), dan Non Selvedge Denim (tepian kain yang tidak ditenun).
perbedaan selvedge dan non selvedge denim


Sekiranya hanya itu yang bisa saya bagikan untuk kesempatan kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan, dan informasi yang saya bagikan mohon dikoreksi. Thanks..